Serangan jantung bisa terjadi pada usia 10 atau 15 tahun

Pada saat seseorang berusia 20 tahun lapisan lemakbisa begitu menonjol sehingga terlihat jelasjika arteri koroner dibuka dengan dipotong. Jikagaya hidup tak sehat berlanjut, pada usia 30 tahunplak berkembang menjadi lebih nyata. Pada saat usia 40 tahun, tidak jarang terjadi sumarteri koroner yang berarti yang mengurangi diameter arteri lebih dari setengahnya.

Bahkanpada titik ini, efek selama 30 tahun aterosklerosis kemungkinan masih “diam-diam.” Kebanyakan individu tidak ahan mempunyai gejala sama sekali,seperti dicatat dalam gambar pada area yang ditandai dengan “tanpa gejala.”Jika gejala memang timbul, bisa jadi tampak samar atau “tidak khas,” atau bisa jadi klasik “angina pectoris,” (sakit dada) yang ditunjukkan dalam gambar sebagai ge1ala pertamadalam perkembangan ke arah serangan jantung(ditunjukkan sebagai MI dalam gambar).

Angina pectoris merupakan sakit dada pada saat Pengerahan tenaga atau tekanan emosi yang berat yang biasanya digambarkan dengan rasa berat, tekanan atau kesesakan yang berpusat di tengah atausebelah kiri dada. Rasa sakit bisa menjalar keleher atau rahang ataupun turun ke salah satulengan. Kadang kala terdapat iuga sakit daerah punggung atau perut. Makan banyak atau cuacadingin bisa menimbulkan rasa sakit ini.

Gejalasakit disebabkan oleh tidak cukupnya persediaan darah ke otot jantung, yang disebut sebagai “ketidak cukupan koroner” dalam gambar.Sekarang ini, kira-kira 6.750.000 orang di Amerika Serikat menderita angina pektoris. Sayangnya, banyak yang tidak mempunyai gejala seperti itu sampai mereka mendapat serangan jantung yang pertama. Bahkan di bawah situasi pengerahan tenaga yang nyata, arteri jantung harus mempunyar 50 sampai 60 persen dari diameternya tefsumbat sebelum otot jantung menderita kekurangan suplai darah, yang menyebabkan rasa sakit. Banyak individu dengan penyempitan bahkan sampai 70 persen atau lebih besar lagitidak menunjukkan gejala yang dikenal. Sebagai hasil dari kurangnya gejala, penyakit jantung seringkali tidak terdeteksi pada tahap lebih awal. Seseorang bisa merasa sehat, bekerja seharian, namun berada di ambang serangan jantung utama dan barangkali bahkan mati mendadak. Sekitar 60 persen kematian karena serangan jantung terjadi tiba-tiba atau di iuar rumah sakit sebelum pengo bisa diberikan.

Leave a Comment