«

»

Feb 21

Obat sesungguhnya bukanlah jawaban terbaik pada pembunuh nomor satu Amerika, penyakit jantung

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association menyarankanbahwa kemungkinan manfaat sebuah obat harus diperhitungkan terhadap risikonya, bukan hanyapada efek sampingannya, namun juga pada biayanya. Perkiraan harga penulis diringkaskandalam Gambar 35. Bagi orang dengan kolesterol tinggi dan dengan masalah tambahan seperti tekanan darahtinggi atau merokok, harga per tahun nyawa yang diselamatkan relatif lebih sedikit. Obat resep ada tempatnya, namun dalam pencegahan penyakit jantung secara keseluruhan, yang terbaik, dan tidak mahal, serta merupakan cara paling efektif tetap gaya hidupsehat. Makanan sehat tidak mahal dan manfaatnya bisa terjangkau luas.

Perusahaan obat punyang menulis Physician’s Desk Reference dari obat resep selalu menyebutkan bahwa diet adalah langkah pertama dan mendasar dari terapi penurunan kolesterol. Bahkan bagi mereka yang sedang dalam pengobatan, diet yang baik masih diperlukan. Orang itu akan mendapat efek penurunan kolesterol yang lebih besar jika mereka membuat perubahan gaya hidup selain menggunakan pil.

Stres Hidup Dapat Menyebabkan Serangan Jantung

Stres juga merupakan faktor lain yang meningkatkanrisiko serangan jantung. Jatuh tempo, ketidak sepakatan dengan atasan, dan situasiyang menaikkan nadi seperti itu semuanya secaranyata menaikkan risiko serangan jantung. Total jumlah 129 orang yang bertahan dari seranganjantung ditanyai tentang segala sesuatu yang terjadi pada mereka dalam 25 jam sebelum serangan.

Stres serius dialami oleh 51 persen. Jenis peristiwa yang mereka alami diuraikan dalam Gambar 37. Sebagai perbandingan, sejumiah besar orang yang tidak mendapat serangan jantung ditanyamengenai stres mereka. Hanya 12 persen dari mereka yang mengalami stres serius dalam kerangkawaktu yang bersamaan. Baca juga info detil mengenai obat alami diabetes kering yang paling efektif hanya di sini.

Kemarahan Bisa Berbahaya

Situasi penuh tekanan yang menyulut kemarahan terutama menguji mereka dengan penyakit jantung. Individu dengan penyakit jantung yang sudah ada sebelumnya menambah risikonyalebih dari dua kali lipat terkena miokardial infark ketika mereka marah.1oe Peningkatan risikoini berlanjut selama dua jam seteiah waktu kemarahan. Jelas dari sini dan penelitian lain bahwapengalaman penuh tekanan bisa secara nyata meningkatkan risiko kita terkena serangan jantung.Satu alasan kemungkinan karena stres menyebabkan arteri jantung menjadi kejang. Sebagai hasilnya, ketika sel pembeku dalam tubuh, platelet, mencoba melewati arteri, mereka tertahan dan menggumpal dengan mudah.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial