Faktor yang penting untuk terjadinya ketosis ?

Salah nasehat tentang jumlah Insulin yang harus diberikan. Oleh karena sipenderita makannya berkurang maka sering jumlah Insulin dikurangkan, padahal justru pada gangguan-gangguan tersebut sipenderita membutuhkan lelih banyak Insulin. Hal ini disebabkan oleh karena sensitivitas terhadap Insulin berkurang.

Asidosis bisa bermuladengan sekonyong-konyong ataupun secara lambat laun. Gejala-gejala yang akan didapati adalah:

– tenaga makin berkurang

– rasa haus yang berkelebihan

– hiperpnoea (haus hawa dari Kussmaul) jika asidosis bertambah berat

– rasa nyeri di epigastrium menambah penderitaan

– nausea dan vomitus

– apati dan jatuh kedalam koma

Mungkin pula sipenderita menjadi sangat gelisah dan ribut-ribut sebelum ia menjadi komateus. Jika diadakan pemeriksaan fisik pada penderita yang komateus maka akan diketemukan:

Dehidrasi yang jelas

* selaput lendir bibir dan lidah merah dan kering

* turgor kulit jelek

– bulbus oculi seakan-akan lebih masuk ke dalam

– nafas berbau aceton

– hiperpnoea yang jelas

– nadi cepat dan lemah

– temperature mungkin sedikit meninggi dan mungkin pula subnormal

– arterial hypotension yang bisa mencapai 60-70 mm air rasa jika koma mendalam.

Mungkin pula terjadi anuri dan kollaps dari sirktilasi perifer. Pada penderita-penderita yang agak tua shock ini dapat menimbulkan insuffisiensi dari myocard yang mungkin sekali disebabkan oleh karena berkurangnya daratr yang masuk ke dalam artt. coronariae. Ringan heratnya asidosis diabetika ini dapat dihubungkan dengan kadar bikarbonas di dalam serum (menurunnya alkali reserve). Bila Co2-serum kurang dari 25 vol.%.(kurang dari 10 mEq/L) maka boleh dikatakan bahwa keadaan asidosis berat. CO2-serum antara 20 dan 40 vol.% menunjukkan asidosis yang sedikit berat, sed4ngkan CO2-semm antara 40 dan 50 vol.% dianggap sebagai asidosis yang ringan.

Pembagian asidosis ini adalah secara klinis oleh karena tidak ada korrelasi antara pH pada asidosis dan pH yang normal. Jika seorarrg berada dalam koma dan CO2-serum lebih dari 25 vol.7o, maka pentinglah bagi kita untuk mengecualikan sebab-sebab lain dari koma yang bukan hiperglikemik. Pada koma diabetikum diketahui bahwa berkurangnya bikarbonas dan chloride-chloride di dalam darah disebabkan oleh karena penggantiannya dengan asam-asam keton dan juga oleh karena banyak natrium dan cairan intercellulair dikeluarkan oleh ginjal. Hal ini juga dapat disebabkan oleh penyakit diabetes, maka dari itu pakar kesehatan dalam dan luar negeri merekomendasikan obat diabetes kering alami terefektif dengn khasiat nyata menuntaskan diabetes dan mengatasi komplikasinya.

Leave a Comment