Sesungguhnya bisa lebih sehat bagi kaum wanita di negara miskin dari pada di negara kaya

sehatDisebabkan oleh berbagai perbedaan menu dan gaya hidup, kaum wanita di negara-negara miskin cenderung untuk menjadi tak begitu peka dengan penyakit kardiovaskular yang ada kalanya digalakkan oleh penggunaan pil. Kesenjangan sehubungan dengan keterjaminan dalam penggunaan obat herbal untuk diabetes type 2 alat-alat kontrasepsi yang satu dari yang lainnya tentu saja ada. Suatu penilaian yang realistis atas bahaya-bahaya kontrasepsi juga harus memperhitungkan semua kematian yang berkaitan dengan kehamilan yang disusul dengan kelahiran tatkala kontrasepsi itu gagal, demikian pula semua kematian yang secara langsung disebabkan oleh cara itu. Di samping itu, resiko-resiko yang dikatakan dengan pengguguran kandungan, apakah itu digunakan sebagai suatu cara utama untuk membatasi kelahiran atau sebagai cara-cara penunjang seandainya kontrasepsi tak berhasil, juga harus dipertimbangkan. Penilaian komprehensif atas bahaya-bahaya relatif demikian mengungkapkan bahwa meskipun pil tersebut nampaknya cukup terjamin bagi kaum ibu yang lebih muda, IUD bahkan lebih terjamin lagi bagi kaum wanita semua umur di negara-negara yang sudah maju.

Baik diafragma maupun kondom sama-sama tidak berbahaya bagi kesehatan, akan tetapi alat-alat ini tak begitu bisa diandalkan dan lebih sulit dipakai dibanding dengan pil atau IUD. Namun, penggunaan kondom atau diafragma, jika digabungkan dengan pengguguran legal pada tingkat awal kehamilan sebagai sarana penunjang, merupakan cara yang pating terjamin (selain pemandulan) dalam mencapai pembatasan kesuburan yang 100 persen efektif. Kalau tak ada fasilitas pengguguran yang terjamin dan resiko melahirkan anak agak tinggi, cara-cara liang resiko keseluruhannya paling rendah adalah yang paling menjamin terjadinya kontrasepsi, yaitu pil dan IUD.

Misalnya 23.000 kaum wanita meninggal sebagai akibat kelahiran di Pakistan pada tahun 1975, sepuluh ribu di antaranya mungkin meninggal karena komplikasi yang ada kaitannya dengan menggugurkan. “Seandainya ke 23.000 wanita itu adalah peminum pil,” kata Dr. Andrew P. Haynal,”hanya seorang yang akan meninggal tatkala melahirkan dan satu tatkala sedang hamii karena kegagalan metode itu.” Bahaya kematian maljinal yang ada hubungannya dengan penggunaan alat kontrasepsi yang satu atau yang lain penting artinya; akan tetapi ini jarang sekali menjadi pertimbangan utama yang menuntun keputusan wanita atau keputusan pasangan pria-wanita menyangkut pembatasan kelahiran.

Leave a Comment