Cara memasak dapat menjadi penyebab tidak meratanya distribusi makanan didalam keluarga

Bahan makanan yang sangat diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak, sering dimasak dengan bumbu terlalu pedas sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh anak BALITA yang masih belum tahan terhadap rasa pedas tersebut. Juga berbagai pantangan dan tabu yang mengenai makanan banyak dikenakan kepada anak-anak BALITA, dan justru menyebabkan bagian makanan yang diberikan kepada anak-anak ini jauh di bawah kebutuhannya. Banyak larangan tentang makanan bagi anak-anak dimaksudkan untuk kepentingan kesehatannya, tetapi pada kenyataannya bahkan berpengaruh sebaliknya. pantangan demikian harus diioba dihindarkan sejauh mungkin. sebaliknya tidak semua pantangan merugikan anak-anak tersebut.

Bahkan ada beberapa suku bangsa di Asia dan diAfrika di mana ayah makan sendirian terdahulu dan setelah ayah selesai, barulah sisanya dibagikan diantara para anggota keluarga lainnya. Sebaliknya anak yang termasuk BALITA dianggap yang pating sedikit gunanya bagi keluarga, bahkan dianggap merupakan beban keluarga yang harus diurus dan diperhatikan oleh anggota keluarga lainnya, misalnya kakaknya yang lebih tua atau oleh ibunya. Anak inidiberi hak dan kedudukan lebih rendah, sehingga jatah makananpun di dalam keluarga jauh lebih kecil.

Hal ini adalah keliru sama sekali. Anak BALITA sedang melakukan proses pertumbuhan yang sangat giat, sehingga memerlukan zat-zat makanan yang relatif tebih banyak dengan kualitai yang lebih tinggi. Hasil pertumbuhan setelah menjadi manusia dewasa, sangat tergantung dari kondisi gizi dan kesehatan sewaktu masa BALITA ini.

Pertumbuhan otak yang menentukan tingkat kecerdasan setelah menjadi dewasa, sangat ditentukan oleh pertumbuhan waktu BALlTA. Kekuringan gizi pada fase pertumbuhan akan menghasilkan manusia dewasa oengan sifat-sifat berkualitas inferior. Jadi anak BALITA haruslah diberi jatah utama dalam distribusi makanan keluarga, bukan mendapat sisa-sisa konsumsi keluarga. Kita harus hati-hati dan kritis dalam menilai mana pantangan yang merugikan dan mana yang masih menguntungkan anak-anak tersebut.

Dalam hal ini sebaiknya dipisahkan terlebih dahulu jatih bagi anak, sebelum cabe atau bumbu pedas lainnya ditambahkan. Jusku bahan makanan khewani yang mengandung banyak protein yang diperlukan bagi pertumbuhan anak-anak, sering dimasak dengan mempergunakan bumbu pedas tersebut, sehingga tidak dapat dikonsumsi oleh ariak-anak BALITA a. Pengolahan Pangan didalam Dapur Keluarga.

Leave a Comment