«

»

Jan 15

Bukti bagi Model Seleksi Klonal

221Limfosit yang lain memiliki antibodi yang lain pula, sehingga semua limfosit tubuh bersama memiliki antibodi-antibodi dengan spektrum spesifisitas yang sangat luas. Antigen akan bergabung dengan limfosit-limfosit yang mengandung antibodi pada permukaannya yang cocok untuk antigen tersebut, dan sel-sel ini akan dirangsang oleh reaksi pada selaput plasma untuk berdiferensiasi dan membelah sehingga terbentuk klon sel-sel pembentuk antibodi dengan kekhususan yang sama seperti yang terdapat pada permukaan limfosit induk (Gambar 4.2). Beberapa dari keturunannya menjadi obat herbal untuk orang diabetes limfosit-limfosit kecil dan menjadi sel=sel ingatan.

SATU SEL/SATU IMUNOGLOBULIN

Dengan teknik-teknik imunofluoresensi, sel-sel pembentuk imunoglobulin dapat ditandai untuk salah satu rantai-r atau -1″ tetapi tidak untuk kedua-duanya, dan pada kelinci heterozigot untuk pertanda alotipik ibu atau ayah tetapi tidak pernah untuk kedua-duanya (eksklusi alelik). Lagi pula tumor sel plasma hanya menghasilkan satu dan tidak lebih dari satu protein mieloma. Pembatasan-pembatasan yang sama berlaku pula bagi Ig permukaan pada limfosit-B yang diuraikan pada bab terdahulu (hal. 68). Kesan bahwa imunoglobulin permukaan ini dapat berlaku sebagai antibodi diperoleh karena kemampuan sebagian kecil limfosit untuk mengikat antigen khusus seperti sel-sel domba (membentuk “roset”) atau flagelin salmonella yang radioaktif. Pengikatan ini dapat dihambat oleh serum antiimunoglobulin.

Humphrey telah mengungkapkan pula bahwa persentase sel-sel yang mengikat antigen bertambah pada binatang yang telah peka sedangkan berkurang pada binatang yang toleran. Bila suatu antigen yang dapat larut, seperti flagelin yang telah dipolimerisasi, terikat pada sel yang. khusus akan timbul bercak-bercak yang menutupi pada Ig permukaan sama seperti pada serum antiimunoglobulin(bandingkan hal. 69). Bila sel yang tertutup anrigen ini ditandai dengan anti-Ig yang berfluor.serrsi, semua.Ig terdapat-pada penutup, tidak ada yang terdapat pada permukaan sisa limfosit, yairu bili antigen bereaksi dengan suatu sel semua molekul Ig pada permukaan sel bergabung derigan anrigen, menunjukkan bahwa Ig dan- antigen memiliki kekhususan yang sama. Ringkasnya, Ig permukaan dari tiap limfosit-B merupakan hasil dari hanya satu dari dua kromosom yang  menandai tiap rantai Ig dan berlaku sebagai suatu antibodi dengan kekhususan tunggal.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial