«

»

Jan 05

BJ 2 yang terdengar terpisah

Sebagaimana telah diuraikan di atas BJ 1 yang terpisah dapat terjadi secara fisiologik. Demikian pula dapat terjadi BJ 2 terpisah secara fisiologik. Hal ini terjadi bila katup aorta dan pulmonalis menutup pada saat yang berbeda misalnya waktu inspirasi maksimal. Pada inspirasi darah mengalir dengan cepat atrium kanan karena tekanan negatif di dalam rongga toraks bertambah negatif. Keadaan ini menyebabkan bertambahnya jumlah darah yang masuk ke dalam ventrikel kanan. Dengan demikian isi ventrikel kanan menjadi lebih besar dan ventrikel kanan memerlukan waktu yang lebih panjang untuk mengosongkan ruangannya. Kejadian ini memperlambat penutupan katup pulmonalis; akibatnya suara komponen pulmonalis terdengar lebih lambat dari pada biasa.

Sebaliknya pada inspirasi suara komponen aorta terdengar lebih dini karena tekanan negatif di dalam toraks yang makin negatif selama inspirasi akan memperbesar kapasitas atrium kiri dan vena pulmonalis, sehingga darah yang mengalir ke ventrikel kiri tidak banyak jumlahnya. Keadaan ini memperkecil volume aliran darah dari ventrikel kiri dan menyebabkan penutupan katup aorta yang lebih dini.

Oleh karena itu komponen.aorta terdengar lebih cepat daripada biasa.Jelaslah sekarang bahwa terpisahnya BJ 2 akibat selisih antara saat penutupan katup aorta dan katup pulmonalis diperbesar oleh inspirasi Penutupan katup pulmonalis yang lambat dapat dijumpai pada rintangan hantaran cabang kanan (RBBB), pada septum atrium yang berlubang atau  pada stenosis pulmonalis.

Pada keadaan tersebut komponen2 BJ 2 tidak dapat dipisahkan menjadi lebih jauh lagi dengan inspirasi, maka terpisahnya komponen BJ 2 semacam itu dinamakan terpisah menetap (“fixed coupling”) lstilah lain yang berhubungan dengan terpisahnya BJ 2 adalah terpisah secara paradoksal. Sebagaimana telah dijelaskan terlebih dahulu suara komponen pulmonalis timbul sesudah suara kompqnen aorta. Jikalau BJ 2 terpisah sedemikian rupa sehingga sUara komponen aorta. Jikalau BJ 2 komponen aorta, maka gejala terpisahnya BJ 2 dinamakan terpisah paradoksal. Untuk dapat melakukan terapi non farmakologi diabetes mellitus Anda perlu bimbingan dari dokter terlebih dahulu agar hasilnya maksimal.

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial