Paparan Sinar Matahari Dosis Tinggi dan Kanker

paparanSinar matahari dalam dosis tinggi menambah risiko kanker kulit. Sekitar 95 persen kanker kulit terdiri dari dua jenis: sel squamous dan sel basal. Kedua jenis kanker ini ditingkatkan oleh paparan besar yang kumulatif sepanjang hidup terhadap matahari. Namun, untungnya, mereka tumbuh lambat dan biasanya tetap terbatas pada kulit. Walaupun sekitar 750.000 kanker sel squamous dan sel basal didiagnosa tiap tahun di Amerika Serikat, hanya mengakibatkan sekitar 2.100 fatalitas (kurang dari satu persen). Fatalitas ini terjadi kebanyakan pengobatan alami diabetes melitus pada mereka yang gagal mendapat pengangkatan tepat dan lengkap dari kanker itu. Melanoma, jenis lain kanker kulit, memberikan situasi yang sangat berbeda. Kanker berpigmen gelap ini biasanya mempunyai kecenderungan yang menakutkan untuk menyebar dan membunuh korbannva. Tiap tahun hanya sekitar 31.000 kasus melanoma ciidiagnosa di negara kita; akan tetapi 7.200 tlebih ciarr 20 persen) mati tiap tahun dari kanker kulit menakutkan ini.

Melanoma akhir-akhir ini mengaiami peningkatan pesat di seluruh dunia; di Eropa, ia bertambah sebanyak tujuh persen tiap tahun. Perihal kanker paling mematikan ini, tampaknya faktor penting bukan banyaknya jumlah sinar matahari yang terpapar pada Anda, tetapi lebih pada apakah Anda terbakar sinar matahari atau tidak (sunburn). Jadi, sinar matahari yang berlebihan harus dihindari. Lebih banyak infbrmasi tentang kanker kulit ditemukan daiam Bab 2.

Meski demikian, sinar matahari dalam jumlah secukupnya, itu menyehatkan, dan bahkan bisa bermanfaat dalam pencegahan kanker. Riset sekarang menunjukkan bahwa paparan sinar matahari yang bijaksana dan produksi vitamin D juga bisa membantu mencegah tipe kanker tertentu. Kanker kolon, adalah salah satu yang keganasannya bisa dibantu dicegah oleh paparan sinar matahari. Peneliti dari Universitas W’ashington meneliti angka kanker di sembilan daerah berbeda Amerika Serikat. Mereka menemukan bahwa pria dari wilayah sebelah Selatan mempunyai jauh lebih sedikit kanker kolon daripada orang-orang di sebelah Utara. Misalnya, bila dibandingkan dengan pria yang tinggal di New Meksiko, pria di Michigan, Connecticut, dan Washington mempunyai angka kanker kolon 50 sampai 80 persen lebih tinggi.

Leave a Comment