Jun 16

Gejala Penyebab Dan Pengobatan Herpes Zoster

Bagaimana Stres Bisa Menjadi Penyebab Herpes Zoster?

Gejala Penyebab Dan Pengobatan Herpes Zoster

Anda mungkin berpikir bahwa jika Anda telah pernah mengalami cacar di masa kanak-kanak, atau bahkan saat telah dewasa, Anda akan terbebas kondisi kulit lain yang disebut herpes zoster – sebuah penyakit yang bisa menimbulkan masalah kulit yang menyakitkan yang berisi cairan lepuh, maka Anda salah. Sebab herpes zoster bisa terjadi pada semua orang pada usia meskipun Anda pernah terkena cacar air. Milton S. Hershey Medical Center College of Medicine menjelaskan bahwa herpes zoster paling umum terjadi pada orang berusia di atas 50. Stres fisik dan emosional dapat membuat Anda lebih rentan terhadap kondisi ini.

Faktor fisik sebagai penyebab herpes zoster
Menurut Milton S. Hershey Medical Center College of Medicine, Herpes zoster terutama disebabkan oleh faktor fisik. Mereka hanya terjadi pada orang yang telah terkena cacar air pada suatu masa dalam hidup mereka. Virus varicella, yang menyebabkan cacar air, akan menetap dalam tubuh dan dapat muncul kembali di kemudian hari untuk memicu wabah herpes zoster. Hal ini dapat terjadi karena kekebalan tubuh melemah akibat dari trauma fisik seperti operasi, terbakar sinar matahari atau masalah kulit lainnya, atau minum obat immunodepressant.

Faktor stress sebagai penyebab herpes zoster
Stres emosional dapat membuat seseorang lebih rentan untuk terkena herpes zoster karena dapat menurunkan kekebalan tubuh. Tubuh Anda tidak dapat melawan virus secara efektif saat Anda tidak sepenuhnya siap untuk melawannya. Misalnya, Anda lebih rentan terhadap penyakit ini ketika Anda berada dalam keadaan stress emosional, seperti kecemasan atau depresi.

Gejala Herpes Zoster
Herpes zoster di mulai dengan rasa sakit menyeluruh pada badan menurut Milton S. Hershey Medical Center College of Medicine. Gejala termasuk sakit kepala, mual, menggigil, demam dan diare. Awalnya, kulit bisa terluka atau merasa gatal atau geli. Kemudian muncul lepuh berisi cairan yang pada akhirnya akan meletus. Herpes zoster sendiri dapat menyebabkan stres emosional karena kondisinya bisa sangat menyakitkan.

Bagian Tubuh Yang Sering Terkena Herpes Zoster
Herpes zoster biasanya terjadi pada bagian tubuh yang sama di mana cacar air biasanya pecah, yaitu di salah satu sisi wajah, punggung atau daerah perut bagian atas. Herpes zoster dapat menyebabkan stres emosional jika mereka berada di tempat yang sangat terlihat, dan rasa gatal-gatal dapat menyebabkan kecemasan dan frustrasi.

Pengobatan Herpes Zoster
Herpes zoster biasanya hilang sendiri, dan Milton S. Hershey Medical Center College of Medicine menjelaskan bahwa obat nyeri yang dijual bebas juga dapat digunakan. The Mayo Clinic merekomendasikan menerapkan kompres basah dingin yang bisa di gunakan untuk menenangkan kulit. Obat resep dokter dapat digunakan untuk mengatasi stres emosional yang mungkin telah memberi kontribusi pada munculnya penyakit ini. Misalnya, dokter mungkin akan meresepkan anti-depresan atau memberikan obat penenang atau obat penenang untuk membantu Anda bisa lebih banyak istirahat. Untuk mengobati herpes zoster dengan obat, bisa Anda dapatkan di “http://gluteracare.com/cara-mengobati-herpes/

Pencegahan Herpes Zoster
Hindari stres dengan berolahraga, tidur cukup dan menemukan cara untuk melampiaskan kecemasan seperti dengan menulis di jurnal atau internet blog atau berbicara secara teratur dengan teman-teman atau terapis. The Mayo Clinic juga merekomendasikan aktivitas yang menenangkan seperti membaca, mendengarkan musik, melakukan tai chi atau menemukan hobi baru. Untuk informasi lebih lengkap tentang pencegahan herpes zoster bisa dibaca pada halaman berikut “Cara Efektif Mencegah Herpes Zoster

Jun 16

Cara Efektif Mencegah Herpes Zoster

Cara Mencegah Munculnya Jaringan parut Akibat Herpes Zoster

Seperti pada artikel sebelumnya tentang penyebab dan mengobati herpes zoster telah dijalskan bahawa Herpes zoster adalah infeksi virus yang menyebabkan ruam pada kulit. Penyebabnya adalah virus varicella-zoster aktif yang menyebabkan cacar air, herpes zoster bisa sangat menyakitkan dan tak sedap dipandang bagi sebagian orang.

mencegah herpes zoster

Sedangkan untuk mencegah munculnya jaringan parut akibat herpes zoster akan menjadi hal yang mustahil pada kasus yang berat. Untuk itu ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu menjaga mencegah munculnya bekas luka. Read the rest of this entry »

May 20

Top 3 Bahan Mencerahkan Kulit Yang Berbahaya

Top 3 Bahan Mencerahkan Kulit Yang Berbahaya

Bahaya hydroquinone telah sangat banyak di publikasikan. Akan tetapi ada beberapa bahan pemutih lainnya yang sama-sama berbahaya bahkan bisa jadi lebih berbahaya. Bila Anda sedang mencari produk pencerah kulit yang efektif, yang terbaik adalah memilih produk yang memberikan hasil yang bagus tetapi tidak memiliki resiko membahayakan kesehatan Anda.

hydroquinone
Hydroquinone adalah salah satu bahan pencerah kulit yang paling umum di temukan. Meskipun dilarang di Eropa dan di beberapa negara, bahan ini dapat ditemukan di banyak produk pencerah kulit di Amerika Serikat di mana bahan tersebut legal. Di AS, masih mungkin untuk mendapatkan krim pencerah dengan kandungan hydroquinone sebanyak 2%, namun jika kandungan di atas itu atau hingga 4% maka harus menggunakan resep dokter.

Tidak ada keraguan bahwa Hydroquinone Pada Krim Pemutih Kulit bekerja memudarkan noda gelap dan mencerahkan kulit tetapi tidak boleh digunakan dalam periode berkepanjangan. Jika Anda memilih untuk menggunakan hydroquinone dan belum melihat hasil setelah 4-6 bulan, Anda harus menghentikan penggunaannya.

Meskipun, beberapa studi telah menunjukkan bahwa hydroquinone merupakan karsinogen bagi manusia yang berarti bahwa hal itu bisa menyebabkan kanker, tidak ada penelitian yang luas telah dilakukan di daerah ini.

Menggunakan hydroquinone dalam waktu yang lama bisa mengakibatkan ochronosis, yang merupakan kondisi di mana muncul noda gelap dan tebal dengan warna biru-hitam pada kulit. Kulit akhirnya akan tampak jauh lebih buruk daripada sebelum pengobatan pencerah kulit dimulai.

Mercury
Mercury adalah bahan pencerah kulit lain yang sangat efektif memutihkan namun lebih banyak bahaya-nya daripada kebaikannya dan bahan ini telah digunakan sejak awal abad 20. Penggunaan merkuri dalam produk kosmetik telah dilarang di Eropa pada tahun 1976 dan pada tahun 1990 di Amerika Serikat.

Merkuri adalah racun! Hal ini diserap ke dalam kulit dan jejaknya masih dapat ditemukan di dalam tubuh setelah kematian. Efek samping dari keracunan merkuri termasuk kelelahan, kehilangan memori, sakit kepala dan kerusakan ginjal.

Meskipun dilarang, masih mungkin untuk menemukan produk yang mengandung merkuri yang dijual secara illegal. Jadi pastikan Anda tahu persis bahan apa yang terkandung dalam setiap produk kosmetik Anda sebelum membelinya.

Steroid (kortikosteroid)
Kortikosteroid topikal seperti hydrocortisone memberikan hasil pemutih kulit yang cepat namun penggunaannya dalam jangka panjang tidak aman atau tidak direkomendasikan. Kortikosteroid biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengobati kondisi kulit seperti dermatitis dan eksim dan tidak dimaksudkan untuk digunakan untuk waktu yang lama.

Pencerahan pada kulit adalah efek samping dari menggunakan krim ini, tetapi penjualan pencerah kulit dengan menggunakan bahan ini adalah ilegal dan ketika dijual di pasar gelap, steroid biasanya tidak tercantum dalam daftar bahan yang dikandung. Penggunaan kortikosteroid dapat menyebabkan pertumbuhan rambut berlebih, kulit rapuh dan tipis, iritasi dan infeksi jamur atau bakteri.

Ada begitu banyak bahan yang aman dan alami yang digunakan dalam produk pemutih kulit saat ini. Beberapa bahan ini misalnya arbutin, asam laktat, asam kojic dan ekstrak licorice. Ketika mencari produk pencerah kulit, pastikan mimilih produk yang mengandung bahan-bahan yang aman. Dan untuk mencerahkan kulit bisa dilakukan dari dalam atau luar tubuh. Untuk mencerahkan kulit dari luar tubuh bisa dilakukan dengan mengkonsumsi suplemen pemutih kulit yang tidak mengandung bahan-bahan berbahaya seperti pada suplemen pemutih kulit Moment Glucogen, produk ini bisa memutihkan kulit dari dalam tubuh dengan waktu yang singkat. Sedangkan untuk memutihkan kulit dari luar, bisa dilakukan dengan memakai cream pemutih kulit.

Apr 26

Pemeriksaan Pada Bakterioskopik

Kita harus memilih lesi yang paling aktip yaitu yang paling erythematous dan paling Infiltratif  dan secara topografik yang paling baik ialah muka dan telinga Dengan menggunakan vaccinostiel dibuat goresan sampai di dermis, diputar 90 derajat dan dicongkelkan. Dari bahan tadi dibuat sediaan apus dan diwarnai secara Ziehl-Nielsen. Pada pemeriksaan bakterioskopk akan tampak batang-batang merah yang utuh, terputus-putus atau granuler. Batang-batang itu dapat membentuk ,kelompok-kelompok yang disebut globus. Yang dianggap hidup ialah batang yang utuh. Gunanya pemeriksaan tahitian noni juice indonesia bakterioskopik ialah untuk membantu diagnosa, klassifikasi dan untuk follow-up

pemeriksaan

Test Mitsuda

Test Mitsuda berupa penyuntikan Lepromin secara intracutan,pada lengan, yang

hasilnya dapat dibaca 3 – 4 minggu kemudian.

Bila timbul infiltrat di tempat suntikan berarti lrpromin test positip (+).

Reaksi Lepra

Bagaimana sebetulnya reaksi lepra masih belum jelas. lepra reaksi ialah suatu keadaan exacerbasi tanpa atau dengan gejala konstitusi yang dapat terjadi pada type T, L dan B dengan gambaran klinik yang berbeda-beda. Tanda exacerbasi ialah bertambahnya erythema dan infiltlat pada sebagian atau seluruh lesi yang telah ada, dapat pula ditambah dengan timbulnya lesi baru. Beberapa istilah dalam Reaksi lepra antara lain:

“Tuberculoid in reaction” apabila type Type T berexacerbasi.

“Reactional tuberculoid” apabila type T berexacerbasi dengan disertai gejala konstitusi.

“I-epromatous exacerbation” ialah type L yang berexacerbasi, dan

“Lepromatous lepra reaction” apabila type L berexacerbasi disertai gejala-gejala konsitusi.

Yang terpenting dan paling sering terjadi ialah “Reaksi Lepra” Erythema Nodosury Leprosum (E.N.L.) yaitu “Lepromatous lepra reaction” dengan gambaran klinik erythema nodosum.

Terapi, Profilaksis dan Rehabilitasi.

Dalam menghadapi setiap kasus lepra ketiga hal tersebut di atas harus menjadi pemikiran kita sekaligus.

profilaksis.

Profilaksis dapat dilakukan dengan:

a. penerangan dengan memberikan spdikit penjelasan tentang seluk beluk penyakit lepra pada si sakit.

b. Pengobatan profilalais dengan dosis yang lebih rendah dari pada dosis therapeutic.

c. Vaksinasi dengan 819,9. yang juga mempunyai daya profilaksis terhadap lepra.

Older posts «

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial